Arifin - Disini saya akan men-sharing pengetahuan bagaimana cara mengatur bandwith ketika kita membangun sebuah Network baik di gedung, kantor, sekolah, kampus dll.
Pengaturan Bandwidth disini saya menggunakan metode dari fitur Mikrotik yaitu Simple Queue. Sebelum mengatur bandwidth, usahakan kalian sudah menyiapkan topologi jaringannya. Berikut langkah-langkahnya
Topologi saya
1. Langkah pertama masuk ke Winbox kalian, pilih fitur Queues kalau sudah tekan tanda "+" di Simple Queue (Lihat pada gambar dibawah ini)
Gambar 1.
2. Selanjutnya, masukan name (Bebas sesuka kalian) pilih target kalian untuk kalian batasin bandwithnya karena saya disini prakteknya menggunakan Ether 2 di Router Mikrotiknya, setelah itu pilih Target Upload, Download max limitnya. (Lihat gambar dibawah ini) kalau sudah "OK"
Gambar 2.
Ket: Kalau berubah warna seperti gambar diatas setelah di speedtest jangan takut, berikut penjalasannya:
- Warna Hijau : Berarti bandwithnya masih dibawah Max Limit
- Warna Kuning : Berarti ambang batas bandwithnya mau mendekati Max Limit
- Warna Merah : Berarti bandwith sudah sampai batas ambang Max Limit
Terakhir berikut saya melakukan pengujian kecepatan Internet, disini saya me-limit 768K baik upload maupun download. Pada gambar dibawah ini menjelaskan bahwa Limit bandwitch yang kita lakukan sukses karena tidak melebihi 768K.
Itulah pengaturan bandwitch menggunakan fitur dari Mikrotik "Queues" atau Simple Queue.
Refrensi: mikrotik.co.id
0 comments:
Post a Comment