Arifinnetwork - Bekasi, Sebelum kalian menginstall Freenas, terlebih dahulu harus mengetahui. Apa itu Freenas secara umum. Secara pengertian FreeNAS adalah software (operating system) berbasis FreeBSD dan OpenZFS yang dibuat untuk kebutuhan sharing data melalui jaringan atau Network Attached Storage (NAS). FreeNAS dimanajemen menggunakan interface web, karena sudah berbentuk sistem operasi maka dapat diinstal pada hardware langsung maupun pada virtualisasi.
FreeNAS merupakan jalan alternatif yang memudahkan kita untuk membangun pusat data (datacenter) sekaligus memudahkan kita untuk share dan mengakses data-data tersebut. Selain itu, FreeNAS juga mempunyai fitur unggulan yaitu ZFS / Z File System yang digunakan untuk protect, backup dan store data kita supaya aman. FreeNAS ter-license dibawah BSD License.
1. File Sharing
2. Web Interfaces
3. Data Protection
4. Snapshot
5. Replication
6. Encryption
7. Backup Services
8. Plugin, Dll.
#NOTED
Sebelum menginstall FREENAS usahakan PC/Virtual kalian sudah terkoneksi dengan baik
Itulah beberapa penjelasan mengenai apa itu FREENAS, sekarang kita akan belajar bagaimana cara menginstall FREENAS, berikut ulasannya:
1. Bebas kalian mau installl via apa, mau via Flasdisk, CD maupun virtual. Disini saya menggunakan virtual box.
2. Seeting di virtualbox seperti biasa
3. Pada tampilan dibawah ini, kalian pilih "Install/Upgrade" lalu OK
4. Disini untuk mengatur partisi harddisk yang kita ingin buat, kalau sudah pilih OK
5. Notifikasi persetujuan install, abaikan tulisan WARNING kalian lanjut YES
6. Proses installan lagi berlangsung, mohon bersabar
7. Kalau sudah, akan muncul gambar seperti di nomor 3, kalian pilih REBOOT lalu OK
8. Proses penginstallan telah selesai, seperti ini tampilan FREENAS
9. Lalu kita tinggal panggil IP Freenas di browser
1. Arsitektur sistem 64 bit. Meski FreeNAS tersedia untuk32-bit dan 64-bit, rekomendasinya gunakan 64 bit, baik atas pertimbangan memory yang bisa digunakan maupun terkait dengan sistem partisi. Jika menggunakan sistem 32 bit atau memory < 4 GB sebaiknya gunakan sistem partisi UFS
2. RAM. Jika menggunakan ZFS sebaiknya RAM minimal 6 GB. Jika kurang, sangat direkomendasikan untuk menggunakan tipe UFS. Jika menggunakan Active Directory dengan FreeNAS™, tambahkan 2 GB RAM untuk winbind’s internal cache
Shared Memory. Jika FreeNAS™ diinstall tanpa GUI, disable shared memory settings untuk video card di BIOS
3. Compact or USB Flash. FreeNAS™ OS adalah image sistem yang berjalan. Ini artinya FreeNAS tidak disarankan diinstall diatas harddisk karena akan menyebabkan kapasitas harddisk terbuang, tidak bisa dipakai
4. RAID. Untuk konfigurasi RAID, gunakan RAID hardware dan direkomendasikan menggunakan RAID 10 agar ada keseimbangan antara kapasitas yang didapatkan dengan keamanan data jika terjadi masalah fisik harddisk
5. Harddisk. Tidak direkomendasikan menggunakan harddisk SATA. Sebaiknya gunakan harddisk SAS 10.000 atau 15.000 RPM dalam format RAID 10. Harddisk SATA didesain untuk single-user sequential I/O sehingga tidak bagus digunakan untuk proses write multi-user
6. Network Interfaces. Secara umum NIC card yang bisa disupport oleh FreeNAS adalah NIC yang terdapat pada FreeBSD Compatibility List. Meski demikian, banyak user FreeBSD yang merekomendasikan NIC dari Intel dan Chelsio. Gunakan NIC GigE (10 Gbps) untuk kecepatan yang bagus. Jika perlu, bonding beberapa NIC menjadi satu agar mampu menyediakan koneksi yang lebih besar. Saat ini FreeNAS belum mendukung : InfiniBand, FibreChannel over Ethernet atau wireless interfaces
0 comments:
Post a Comment