Arifin - Bekasi, Pada pembahasan sebelumnya mengenai Multiple Webserver dengan Domain berbeda disana membahas mengenai PPTP dan L2TP. Oleh karena itu pembahasan kali ini, kita akan secara bersama-sama membahas apa itu PPTP apa itu L2TP.
Sebelum membahas lebih lanjut, kalian harus tau apa itu PPTP dan L2TP. Secara garis besar PPTP adalah Point-to-Point Tunneling Protocol, dikembangkan oleh konsorsium yang didirikan oleh Microsoft untuk membuat VPN melalui jaringan dial-up, dan dengan demikian telah lama menjadi protokol standar untuk VPN internal diperusahaan-perusahaan. Ini adalah protokol VPN standar, dan bergantung pada berbagai metode otentikasi untuk memberikan keamanan (MS-CHAP v2 adalah yang paling umum). Tersedia sebagai standar VPN pada hampir semua platform dan perangkat, dan dengan demikian menjadi mudah untuk mengatur tanpa perlu menginstal perangkat lunak tambahan, itu tetap menjadi pilihan populer baik untuk bisnis dan penyedia VPN.
Sedangkan L2TP adalah Protokol Kanal Lapis 2 (Layer 2 Tunnel Protocol) – L2TP, tidak seperti protokol PPTP yang menggunakan IP address, username dan password saja untuk autentikasi. L2TP menggunakan sistem autentikasi tambahan, yaitu Pre-shared key atau secret.
Itulah pengertian singkat mengenai PPTP dan L2TP. Tapi pada pembahasan kali ini bukan membahas mengenai VPN melainkan cara memasang IP Publik di fitur PPTP Mikrotik.
Terus ada pertanyaannya, kenapa sih harus memasang IP Publik di Mikrotik, kegunaannya apa?
Pertanyaan yang bagus, untuk menjawab pertanyaannya silahkan cermati topologi dibawah ini
- Disini ada 1 perusahaan memiliki 2 kantor cabang, 1 cabang di Kota Bekasi dan 1 cabang di Kota Solo dan masing-masing kantor cabang sudah terkoneksi ke internet untuk para karyawannya, di kantor cabang juga memiliki masing-masing mempunyai IP Publik fungsinya untuk membagi transfer data atau saling me-maintenance apabila kantor cabang mengalami kendala di router nya.
- Kantor cabang Bekasi Ip Publik 103.215.177.123
- Kantor Cabang Solo Ip Publik 103.215.177.122
Terus pertanyaan selanjutnya, bagaimana router di Bekasi bisa terkoneksi ke Router Solo? nahhh disini lah fungsi PPTP/L2TP . Nanti masing-masing Router di kantor cabang kita pasangi IP Publik, tpi kita gunakan PPTP.
Sebelum memasang Ip Publik, tentu kita membeli Ip Publiknya dulu dongg? jangan risau, Ip Publik terkenal mahal harganya, tapi ada juga harganya hanya 75rbu per/Bulan tentu dengan harga segitu tidak ada apa-apanya sama perusahaan yang labanya diatas 1M perbulan.
Anggap saja kita sudah membeli Ip publik dengan data sebagai berikut:
Media Network Solution:
1. Pelanggan
2. dial to : 103.215.177.1** (IP Untuk dial di Mikrotik)
Username: *****
Password: *****
3. Ip Public: 103.215.177.123 (IP Public untuk domain dan forwadding)
1. Pelanggan
2. dial to : 103.215.177.1** (IP Untuk dial di Mikrotik)
Username: *****
Password: *****
3. Ip Public: 103.215.177.123 (IP Public untuk domain dan forwadding)
Keterangan:
- Nomor 2 adalah Ip yang kita pasang untuk di PPTP mikrotik
- Nomor 3 adalah Ip publiknya :D
Selanjutnya tinggal kita pasang di PPTP Mikrotik Routernya
Disini saya menggunakan Rb 941-2nd Mikrotik
1. Pertama kita pasang di Router Cabang Kantor Bekasi
2. Buka winbox dan koneksikan routernya ke internet
3. Ketiga selanjutnya buka fitur PPP selanjutnya PPTP-Client
4. Keempat masuk ke fitur dial-out
5. Isikan connect to, user dan password yang kita dapat ketika pembelian IP Publik
6. Kalau sudah tinggal Apply dan Ok
7. Otomatis PPTP kalian buat akan Connected, disitu lah Router kalian sudah Online dan sudah bisa dipanggil di kantor cabang Solo
Agar router di kantor Cabang Solo juga bisa diremote di kantor cabang Bekasi, lakukan hal yang sama dengan pemasangan IP Publik di Router kantor cabang bekasi.
#Noted
Untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan terjadi, apabila router kalian sudah online melalui IP Publik, jangan lupa router kalian di berikan password dan user. Agar tidak ada penyusup (Hacker) yang masuk ke router kalian.


0 comments:
Post a Comment