Friday, November 1, 2019

Multiple Webserver di domain berbeda Mikrotik

Arifin - Bekasi, Pada pembahasan kali ini adalah multiple WebServer di domain berbeda. Mungkin port forwadding web server di jaringan lokal agar dapat diakses menggunakan IP Publik yang terpasang di router sudah biasa. Terus bagaimana kalau ada dua web server dengan domain berbeda yang tersedia di internet terus diakses menggunakan IP Publik?

Oleh karena itu kita akan bahas itu, berikut ulasannya:

Multiple Webserver di domain berbeda Mikrotik


Keterangan: 
  1. Disini kami mempunyai IP Publik : 103.215.177.123
  2. Kami menggunakan domain melalui domainesia, domain 1: belajar1.arifin-stmikbanisaleh.site, domain 2: belajar2.arifin-stmikbanisaleh.site
  3. IP Webserver 1: 200.200.20.253/24, IP Webserver 2 : 200.200.20.254/24
  4. IP Modem/Internet ISPnya: 192.168.43.1/24
  5. Sebelum mulai konfigurasi usahakan Mikrotik sudah mendapatkan internet dari ISP dan server 1 dan 2 sudah terkoneksi internet. Untuk langkah2nya sudah ada di tulisan sebelumnya.
  6. Setiap pembelian IP Publik kalian akan mendapatkan 2 Ip Publik contohnya seperti ini

    Media Network Solution:

    1. Pelanggan
    2. dial to : 103.215.177.1** (IP Untuk dial di Mikrotik)
        Username: *****
        Password: *****
    3. Ip Public: 103.215.177.123 (IP Public untuk domain dan forwadding)
Berikut langkah-langkahnya:

1. Konfigurasi IP PUBLIK di Router mikrotik, kalian bisa gunakan L2TP maupun PPTP. untuk mengetahui apa itu L2TP dan PPTP akan dibahas di artikel berikutnya.

Multiple Webserver di domain berbeda Mikrotik

Keterangan: 
  1. Masukan IP Public dial up nya disini saya menggunakan PPTP 
  2. Masukan username dan password ip publiknya, kemudian Apply dan Ok
2. Aktifkan web Proxy nya

Multiple Webserver di domain berbeda Mikrotik

3. Kemudian pilih webproxy - Access setelah itu klik tambah (+)

Multiple Webserver di domain berbeda Mikrotik

Keterangan: 
  1. Klik tambah masukkan dst-port 80 (Port 80 untuk website)
  2. Masukkan dst-host domain webserver 1 dan webserver 2 kemudian status Allow
  3. Terakhir masukkan status deny, 
4. Kemudian masuk ke IP - DNS - STATIC

Multiple Webserver di domain berbeda Mikrotik

  1. Masukkan name dengan domain webserver 1 dan webserver 2
  2. Isikan IP Address lokal kalian baik itu ip webserver 1 dan 2

5. Isikan nama domain kalian di jasa domain internet, disini saya menggunakan domainesia

Multiple Webserver di domain berbeda Mikrotik
Keterangan:
  1. Isikan hostname dengan sub domain kalian, contoh belajar1.arifin-stmikbanisaleh.site
  2. Kemudian isi TTL dengan 3600 sesuai dengan default jasa domainnya
  3. Setelah itu isi type nya A (Karena disini kita menggunakan IP Publik)
  4. Masukkan IP Publik untuk domain contoh 103.215.177.123
kalau sudah save changes

6. Selanjutnya kita tinggal mainin IP-Firewall NAT nya

Multiple Webserver di domain berbeda Mikrotik

Multiple Webserver di domain berbeda Mikrotik

Keterangan: 
  1. Pilih IP Firewall - NAT
  2. Kemudian pertama masukkan chain dst-nat, dst-address 103.215.177.123 (IP Publik), protocol TCP, dst-port 80, Pilih menu Action kemudian Action dst-nat To-address 100.100.10.3 (Ip local webserver 1)
  3. Kemudian kedua masukkan kembali chain dst-nat, dst-address 103.215.177.123 (IP Publik), protocol TCP, dst-port 80, Pilih menu Action kemudian Action dst-nat To-address 100.100.10.4 (Ip local webserver 2)

Konfigurasi telah selesai, seharusnya sudah bisa dipanggil di data seluler anda (Beda Network) online. 

Untuk membuktikannya kalian buka dns checker. ketika di cek dns web server 1 seharusnya kedetek ip publik, kemudian di cek kembali web server 2 akan kedetek ip publik yang sama dengan web server 1



Bagi yang ingin ditanyakan, silahkan isi komentar dibawah ini





0 comments:

Post a Comment

 
Top